Broke Apart!!
Ga ada yg lebih menyakitkan di banding di “tendang” di ujung telepon.
Sejuta pertanyaan “kenapa?” Pasti Berkecamuk di dada.
dan dunia perlahan2 runtuh di sekitar kita..
Itu yang terjadi saat perasaan mengatur jalan hidup kita.
Sekilas terkesan sepele.
“Cuman gara2 perempuan kenapa harus hancur?”
“Cari aja yang lain, gampang kan?”
“Kalo emang jodoh, ga akan kemana”
Dan masih banyak statement2 lain yang bernada menghibur.
But, honestly, ga akan semudah itu kita menerimanya..
Karena hati yang remuk ga mungkin bisa di sembuhkan hanya lewat kata2 penghiburan.
Seperti pecahan beling yang ga mungkin bisa di satukan kembali menjadi gelas hanya dengan mencoba menyusunnya.
Jadi, apa yg harus kita lakukan?
Saran saya, jangan lakukan apapun!
Dinikmati aja rasa sakitnya. Kalo perlu nangis, nangis.. Kalo mau marah, marah.. Kalo mau bunuh diri, jangan!
Hahahaha…
Seriously, there’s nothing you can do to ease those pain.. Not even an alcohol or suicide!
all you can do just flow with it..
Dan bersyukur bahwa kita masih bisa merasakan sakit.. Masih bisa merasakan terluka..
Bersyukur bahwa kita masih manusia biasa yang bisa remuk redam perasaannya..
Just flow with it, and let the circumstance ease the pain..
Dan jangan pernah sekalipun membiarkan perasaan mengatur jalan hidup kita.. Lagi.
***reject your sense of injury and the injury itself disappears.
About this entry
You’re currently reading “Broke Apart!!,” an entry on Kinoizm's Blog
- Telah Diterbitkan:
- Februari 17, 2010 / 9:06 am
- Kategori:
- Life
- Kaitkata:

No comments yet
Langsung ke formulir komentar | comment rss [?] | trackback uri [?]